Yayasan Saan Mustopa Center (SMC)
kembali menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus penyaluran bantuan Uang Kuliah
Tunggal (UKT) bagi mahasiswa binaan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu
(7/2/2026) tersebut diikuti oleh sekitar 106 mahasiswa dari berbagai perguruan
tinggi di Indonesia.
Mahasiswa penerima beasiswa
berasal dari berbagai kampus, di antaranya Universitas Padjadjaran, Universitas
Pendidikan Indonesia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Banten, UIN Cirebon,
serta sejumlah perguruan tinggi lainnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh
alumni dan orang tua mahasiswa sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan
kebersamaan.
Pengurus SMC, Enda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas
perkembangan Yayasan Saan Mustopa Center yang dinilai terus mengalami
peningkatan. Ia menjelaskan bahwa SMC yang awalnya hanya membina enam
mahasiswa, kini telah berkembang dan mendampingi lebih dari seratus mahasiswa
di berbagai perguruan tinggi.
“Ini bukan sekadar angka atau kemampuan keuangan, tetapi wujud kepedulian dan komitmen Yayasan Saan Mustopa Center dalam membuka akses pendidikan bagi generasi muda,” ujar Enda.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan SMC sebagai rumah bersama yang
dirawat melalui silaturahmi, kebersamaan, dan kepedulian antarmahasiswa.
Sementara itu, Ketua Yayasan SMC, Mela Anisa, menjelaskan bahwa agenda
utama kegiatan tersebut adalah penyaluran UKT kepada mahasiswa binaan sebagai
bentuk dukungan terhadap keberlanjutan studi mereka. Setelah proses penyaluran
UKT selesai, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah mahasiswa guna memperkuat
komunikasi dan peran aktif penerima beasiswa.
Mela juga menegaskan bahwa kelengkapan laporan nilai akademik menjadi
syarat penting bagi mahasiswa penerima beasiswa sebagai bentuk
pertanggungjawaban atas amanah yang telah diberikan oleh yayasan.
Program pendidikan yang dijalankan Yayasan Saan Mustopa Center sejalan
dengan pandangan pendiri yayasan, Saan Mustopa, yang sejak awal menempatkan
pendidikan sebagai kunci utama dalam membangun masa depan generasi muda. Dalam
berbagai kesempatan, Saan Mustopa menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar
proses akademik, melainkan jalan untuk membentuk karakter, kemandirian, dan
kepedulian sosial.
Menurut Saan Mustopa, akses pendidikan yang adil akan membuka peluang bagi
anak-anak muda untuk keluar dari keterbatasan dan berkontribusi nyata bagi
masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap mahasiswa tidak hanya dimaknai
sebagai bantuan finansial, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi
kemajuan bangsa.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Saan Mustopa Center kembali menegaskan
konsistensinya dalam mendukung pendidikan tinggi dan memberdayakan generasi
muda, sekaligus membangun ekosistem kebersamaan yang berlandaskan nilai
tanggung jawab, kepedulian, dan semangat saling menguatkan.
Penulis: Muhammad Dandi



0 Komentar