Cianjur – Jumat, 30 Januari 2026 — Partai NasDem menggelar Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem se-Kabupaten Cianjur yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus peneguhan nilai dan arah perjuangan politik NasDem di Cianjur menuju Pemilu 2029.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua umum DPP Partai NasDem, Ketua DPP Pemenangan Teritori Jawa Barat, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, serta seluruh jajaran struktur Partai NasDem di Kabupaten Cianjur.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menegaskan bahwa dunia politik menuntut keberanian menghadapi risiko dan kesiapan menerima konsekuensi dari setiap pilihan yang diambil. Menurutnya, mereka yang memahami risiko politik dan tetap melangkah dengan kesadaran penuh justru akan lebih bertahan dan berhasil.
“Politik memang tidak pernah steril. Ia penuh intrik, sarat kepentingan, dan sering dibungkus oleh praktik-praktik pragmatis. Namun di atas semua itu, kita tidak boleh kehilangan arah,” ujar Saan.
Ia menegaskan bahwa politik sejatinya adalah ibadah, sebuah jalan untuk menghadirkan kebermanfaatan, kemaslahatan, dan kebaikan bagi masyarakat. Karena itu, politik harus dijalankan dengan niat yang baik dan keikhlasan, bukan semata-mata mengejar kekuasaan.
Kepada para pengurus DPC yang baru dilantik, Saan mengajak untuk meniatkan keterlibatan di dunia politik sebagai bagian dari ikhtiar ibadah, khususnya untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Cianjur.
“Sebab ketika kekuasaan berada di tangan orang-orang yang baik, kebaikan itu akan lebih cepat sampai kepada masyarakat. Kekuasaan bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk menghadirkan perubahan yang bermakna,” tegasnya.
Saan juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam proses politik. Ia mengingatkan bahwa selama berada di DPW, tidak pernah ada praktik jual beli jabatan maupun mahar politik di tubuh Partai NasDem.
“Proses kekuasaan itu hulunya ada di sini. Jika hulunya sudah kotor, maka alirannya pun pasti kotor. Karena itu, NasDem berkepentingan menjaga hulu politik ini tetap bersih agar ekosistem politik kita tetap sehat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Saan menyampaikan bahwa modal dasar perjuangan Partai NasDem di Cianjur saat ini sudah dimiliki, mulai dari komitmen, keyakinan, optimisme, hingga semangat. Tantangan ke depan, menurutnya, adalah bagaimana seluruh jajaran mampu menerjemahkan modal tersebut ke dalam kerja nyata dan peningkatan kinerja yang berkelanjutan.
“Yang menjadi pertanyaan adalah turunannya: apakah kita mau bekerja lebih sungguh-sungguh dan konsisten menjaga nilai-nilai yang kita yakini bersama,” katanya.
Ia berharap pelantikan dan Rakerda ini tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi titik awal penguatan komitmen dan kerja nyata. Dengan niat yang baik, cara yang baik, serta kerja yang konsisten, Saan optimistis Partai NasDem mampu menjadi partai pemenang di Kabupaten Cianjur, sekaligus menghantarkan masyarakat Cianjur menuju kehidupan yang lebih baik pada Pemilu 2029.
Penulis Hamdani
Editorial Lutfi

0 Komentar