Saan Mustopa Launching Rumah Pangan Rakyat di Sukabumi dan Serahkan Benih Padi 672 Hektar


Sukabumi — Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menyerahkan bantuan benih padi untuk 672 hektare lahan pertanian di Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baror, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Bantuan benih ini merupakan program aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI, Bapak Sulaeman Hamzah, yang ditujukan untuk memperkuat produksi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam kesempatan yang sama, turut diluncurkan Program Rumah Pangan Rakyat — sebuah terobosan
Partai NasDem untuk memperkuat distribusi pangan, memotong mata rantai pasokan, serta memperluas akses pangan berkualitas bagi masyarakat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sulaeman Hamzah serta Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki.

Dalam sambutannya, Saan Mustopa menekankan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung agenda pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Ia menegaskan:

"Launching program ini merupakan dukungan nyata terhadap agenda ketahanan pangan nasional Presiden Prabowo. Kedaulatan pangan dimulai dari benih yang kita tanam hari ini. Petani adalah tulang punggung republik — ketika petani sejahtera, negara berdiri lebih tegak."


 

Saan juga menyebut bahwa Rumah Pangan Rakyat akan menjadi simpul baru dalam upaya memperkuat akses, distribusi, serta daya serap pangan lokal agar lebih stabil dan merata.
Menurutnya, program ini bukan hanya untuk hari ini, melainkan pondasi keberlanjutan pangan jangka panjang.

"Rumah Pangan Rakyat hadir sebagai langkah konkret memastikan pangan cukup, merata, dan berkelanjutan — bukan hanya hari ini, tetapi untuk masa depan."

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan komitmen daerah dalam memperkuat produksi pertanian melalui peningkatan teknologi dan efisiensi kerja petani. Ia menekankan bahwa modernisasi pertanian kini menjadi arah pembangunan Sukabumi.

"Pertanian Sukabumi akan kami modernisasi secara bertahap agar petani dapat bekerja lebih efisien dan menghasilkan produksi yang berkualitas tinggi. Modernisasi adalah investasi jangka panjang, dan hasilnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pangan yang lebih baik dan kesejahteraan petani yang meningkat."


 

Sementara itu, Sulaeman Hamzah mengingatkan agar bantuan benih padi ini benar-benar digunakan dengan tanggung jawab dan bukan hanya diterima tanpa tindak lanjut.

"Bantuan ini bukan hanya untuk diterima, tetapi harus dimanfaatkan, dijaga, dan dirawat agar menghasilkan panen yang bermanfaat bagi masyarakat. Bantuan jangan disalahgunakan, karena rakyat menunggu hasilnya."

Sukabumi dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi pertanian tinggi di Jawa Barat. Dengan peluncuran Rumah Pangan Rakyat dan dukungan benih untuk 672 hektare sawah, program ini diharapkan mendorong peningkatan produktivitas, kualitas beras, serta mempercepat visi swasembada pangan nasional.

Penulis: lutfi Hardito

0 Komentar

Follow Akun Sosial Media Kang Saan

Instagram: saan_mustopa68 | Tiktok: saanmustopa