Info

Profil

Berita

PEKAN INI

Saan dan Iman Pendaftar Pertama ke KPU

KARAWANG, KarawangNews.com - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang, Saan Mustopa dan Iman Sumantri atau disingkat Sa'Iman mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang, Minggu (26/7/2015) pukul 10.00 WIB. Kedua pasangan tersebut mendaftar dengan menggowes sepeda dari Lapang Karangpawitan ke kantor KPU, diiringi sekitar 350 goweser Karawang yang juga simpatisan Saan Mustopa.

Keduanya merupakan pasangan pendaftar pertama setelah KPU mengumumkan pembukaan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati tanggal 26-28 Juli 2015. Kemudian KPU menetapkan keduanya adalah pasangan yang sah untuk bisa mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang setelah KPU memeriksa syarat pendaftaran yang lengkap, kecuali rekening dana kampanye dijanjikan akan menyusul diserahkan kepada KPU pada Senin besok.

Pada kesempatan bicara, Saan Mustopa menyampaikan, pemimpin yang lahir dari Pilkada ini harus punya integritas dan rasa kepedulian kepada masyarakat. Dia bersama Iman Sumantri adalah pasangan yang sudah siap segalanya, untuk menyatukan hati dan pikiran membangun Karawang kedepan.

"Ini harapan dan tujuan kami mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati Karawang, karena saya pun lahir dan tumbuh besar di Karawang, punya keinginan untuk membangun Karawang," kata Saan.

Untuk itu, sambungnya, dia bersama Iman dan koalisi partai datang ke KPU dengan satu keyakinan dan satu hati agar Karawang jadi lebih baik lagi kedepan. Dia juga berpesan agar semua elemen yang terlibat di Pilkada ini, diantaranya KPU, peserta Pilkada dan simpatisannya untuk memegang prinsip demokrasi. Sehingga Pilkada ini bisa berlangsung dengan berkualitas dan demokratis.

"Undang-undang Pilkada jadi pegangan kita semua, ada idealisme dan semangat, bagaimana Pilkada ini bisa berlangsung berkualitas dan demokratis," kata Saan yang juga terlibat dalam merumuskan Undang-undang Pilkada di DPR RI di ini.

Diakuinya, dia bersama Iman adalah pasangan yang sudah siap, sehingga menjadi pendaftar pertama ke KPU. Ini adalah bukti keduanya pun sudah siap ikut Pilkada dan siap memimpin Karawang.

Saan yang kini masih menjabat anggota DPR RI ini menyatakan siap mundur sebagai anggota DPR RI pada Agustus 2015 mendatang dengan segala konsekuensinya, dia akan mengabdikan diri untuk masyarakat Karawang, bertekad menjadi bupati yang bisa memenuhi aspirasi masyarakat.

"Jadi bupati itu tidak hanya menyampaikan program, sebab program itu tidak bisa diturunkan jika tidak seirama antara hati dan pikiran," jelasnya.

Pada pendaftaran ini, Saan dan Iman didampingi Ketua DPD Partai Golkar Karawang, Dadang S. Muchtar, Ketua Partai Gerindra Karawang, Royke Benta Sahetapy, Ketua DPD Partai NasDem Karawang, Sunarno juga petinggi ketiga partai koalisi itu dari Provinsi Jawa Barat. (spn)

Mendaftar Calon Bupati ke KPU Karawang

































Saan Mustopa akan mundur dari DPR untuk ikut pilkada

Sabtu, 25 Juli 2015 06:04 WIB | 291 Views
Pewarta: M Ali Khumaini

Karawang (ANTARA News) - Anggota DPR RI Saan Mustopa akan mundur dari keanggotaannya sebagai legislator untuk memuluskan pencalonan bupati pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Desember 2015.

Saan yang maju sebagai bakal calon bupati Karawang diusung Partai Gerindra, Golkar dan NasDem, mengaku siap dengan konsekuensi dari Partai Demokrat.

"Sampai saat ini saya masih kader Partai Demokrat, dan akan mundur saat akan mendaftar nanti. Sebagai kader, itu (kemungkinan sanksi) menjadi konsekuensi politik," katanya di Karawang, Jumat.

Menurut dia, Partai Demokrat merupakan partai yang demokratis. Karena itu, ia yakin pengurus Partai Demokrat akan mengambil sikap yang bijak terkait kemunduran dirinya dari Partai Demokrat.

Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah atau Pilkada Karawang yang akan digelar 9 Desember 2015, bakal calon bupati Saan Mustopa akan didampingi Iman Sumantri, mantan Sekretaris Daerah Pemkab Karawang.

Editor: Aditia Maruli

Maju Calon Bupati Karawang, Saan Mustopa Tunggu Restu Demokrat

Minggu, 5 Juli 2015 | 16:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa memutuskan maju dalam pelaksanaan pemilihan bupati Karawang yang dilakukan pada Desember 2015. Saan, yang dikenal dekat mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, masih harus berebut restu dari partainya.

Saan sendiri sudah mengantongi dukungan dari Partai Golkar. Partai itu mengajukan Saan untuk berpasangan dengan Imam Somantri yang merupakan mantan Sekretaris Daerah Karawang.

Selain Saan, kader Demokrat lain yang maju untuk Pemilihan Bupati Karawang adalah Cellica Nurachadiana. Cellica merupakan calon petahana yang saat ini menjadi Pelaksana Tugas Bupati Karawang.

"Sekarang tinggal menunggu DPP," ujar Saan saat ditanya soal kepastiannya maju dalam Pilbup Karawang.

Saan mengaku memutuskan maju sebagai calon bupati karena merasa sebagai putra asli Karawang. "Biar lebih membumi perannya sebagai politisi, sebagai wujud rasa memiliki terhadap Karawang sebagai orang yang lahir, tumbuh, berkembang, dan besar, serta tinggal di Karawang," kata anggota Komisi II DPR itu, Minggu (5/7/2015).

Hari ini, Majelis Tinggi Partai Demokrat yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono menggelar rapat internal bersama anggota Majelis Tinggi lainnya di Jakarta Convention Center. Setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) akan menyerahkan nama-nama yang direkomendasikan untuk kemudian dipilih oleh SBY.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan partainya terbuka mengusung calon lain di luar kader, selama memiliki tingkat elektabilitas tinggi.

Penulis : Sabrina Asril
Editor : Hindra Liauw 

Golkar Incar Mantan Sekda Karawang untuk Dampingi Saan

Minggu, 05 Juli 2015 | 06:49

 Iman Sumantri 
Karawang - Partai Golkar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengincar mantan Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Karawang Iman Sumantri mendampingi bakal calon bupati Saan Mustopa yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat, Desember 2015.

Ketua DPD Partai Golkar Karawang Dadang S Muchtar di Karawang, mengatakan Iman Sumantri merupakan figur yang paham dunia pemerintahan. Bahkan Iman juga pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas Bupati Karawang pada 2011.

"Jadi dia (Iman) hafal betul kondisi pemerintahan dan birokrat di lingkungan Pemkab Karawang. Itu bagus untuk mendampingi Saan yang akan diusung sebagai kandidat bupat pada Pilkada, 9 Desember," katanya, Sabtu (4/7).

Ia juga mengakui sosok Iman Sumantri kini sedang menjadi incaran untuk mendampingi sejumlah bakal calon bupati lain, seperti bakal calon bupati Cellica Nurrachadiana dan Akhmad Marjuki.

Meski mengaku sedang mengincar Iman Sumantri untuk mendampingi bakal calon bupati Saan Mustopa yang akan diusung pada Pilkada Karawang, Dadang belum menyatakan mengambil keputusan tersebut.

"Semuanya masih akan dikaji lagi. Siapa yang akan mendampingi Saan Mustopa, sampai saat ini masih proses pengkajian dan penjajakan," ujarnya.

Terkait dengan kepastian Saan Mustopa untuk diusung Golkar pada Pilkada, itu tergantung dengan anggota DPR dari Partai Demokrat tersebut.

Jika Partai Demokrat tidak memberikan rekomendasi, kata dia, maka Saan tinggal meminta izin dari partainya untuk maju sebagai kandidat bupati pada Pilkada Karawang dari partai lain.

"Partai koalisi yang akan mengusung Saan, itu sudah pasti, yakni Golkar dan Nasdem, dengan komposisi delapan kursi Golkar dan tiga kursi Nasdem di DPRD Karawang," katanya.

/FQ

Antara

Saan Mustopa: Soal Resuffle Jadi Hak Presiden

Kamis, 02 Juli 2015, 16:08 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Anggota DPR RI Komisi II, Saan Mustopa mengatakan wacana resuffle kabinet kerja presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla merupakan sepenuhnya kewenangan presiden. Sehingga, dirinya tidak ingin berkomentar lebih jauh terkait itu.

"Kita serahkan sepenuhnya kepada presiden," ujarnya kepada wartawan di Kota Mataram, Kamis (2/7/2015).

Namun, menurutnya, presiden tentu mempunyai bahan evaluasi menyangkut kinerja menteri di bidang perekonomian. Apakah menteri-menteri yang ada layak untuk diganti atau tidak, termasuk menteri lainnya, juga menjadi hak presiden.

Sebelumnya, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Eva Sundari mengatakan selama ini cukup banyak desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet. Khususnya untuk menteri-menteri yang menangani masalah ekonomi.

Namun, ia menilai jika memang ada perombakan kabinet, belum tentu Jokowi mengganti menteri yang membidangi persoalan ekonomi seperti yang diinginkan publik. Karena menurutnya Jokowi selalu mengecek kinerja para menterinya.

"Target Menteri Pertanian, misalnya, kedaulatan pangan melalu produksi, bagaimana hasilnya," kata Eva di Gedung DPD RI, Rabu (1/7/2015).

Ratusan Orangtua Murid TK Dukung Saan Mustopa Jadi Bupati Karawang

Senin, 29 Juni 2015 - 22:24:17
Oleh Emka Abdullah, TEROPONGSENAYAN

KARAWANG (TEROPONGSENAYAN) - Sebanyak 130 orangtua siswa TK Azzahra Desa Pisangsambo, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mendukung Saan Mustopa menjadi bupati Karawang periode 2015-2020. Dukungan tersebut disampaikan markas Yayasan Saan Mustopa di Desa Pisangsambo, Senin (29/6/2015).

Para orangtua siswa juga berikrar untuk mengantarkan Saan menjadi bupati Karawang periode 2015-2020.

"Kami yakin seyakin-yakinnya kalau Pak Saan terpilh jadi bupati akan benar-benar memikirkan masyarakat Karawang," tegas Mega, orangtua siswa.

TK Azzahra adalah TK yang dikelola oleh Yayasan Saan Mustopa. TK tersebut memberikan pendidikan  gratis dengan fasilitas ruangan yang representatif, perpustakaan lengkap di samping terdapat taman/tempat bermain anak dan mushola. Anak-anak yang belajar di TK tersebut 'tinggal berangkat' dari rumah saja karena semua perlengkapan sekolah dari pakaian seragam, kaos, sepatu, tas dan alat tulis sudah disiapkan yayasan secara gratis.

Para orgtua murid menyadari Saan Mustopa selama ini telah menggratiskan TK, juga memberikan beasiswa kepada anak SD, SMP, SMA dan mahasiswa di beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta. Perhatian Saan Mustopa terhadap sejumkah TKI asal Karawang yang bekerja di luar negeri yang menghadapi masalah juga menjadi pertimbangkan mereka untuk mendukung Saan.

"Kalau pak Saan menjadi bupati perhatian kepada seluruh rakyat Karawang akan lebih baik lagi,” pungkas oarangtua murid.

Saan sendiri tidak hadir dalam deklarasi dukungan tersebut karena sedang ada di Jakarta. Saan hanya diwakili oleh dua tenaga ahlinya di DPR yaitu Deding Zamah Syari dan Salim Khadafi.

Untuk diketahui, Saan Mustopa adalah putra desa Pisangsambo, Kabupaten Karawang. Saat ini Saan menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat VII meliputi Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Purwakarta. (mnx)

Buka Puasa Bersama Warga Komplek Puri Kosambi

Minggu, (28/6/2015)

















Berita

Galeri Foto

Yayasan Saan Mustopa Center

 
Copyright © 2015. Situs resmi Saan Mustopa. Email: SahabatSaanMustopa@Gmail.com
Design by FBTemplates | Distributed by Kaizentemplate.